Blog Tentang Travelling Dan Fotografi

Wednesday, 1 March 2017

Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan

ARISTO.ID Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan. Selain terkenal dengan daerah khatulistiwanya, Pulau Kalimantan ternyata juga memiliki gunung yang sangat laris diwaktu liburan lho! Tidak hanya karena pemandangan alam yang indah, tetapi juga karena memiliki berbagai tantangan mulai cuaca ekstrim, trek curam hingga kepercayaan masyarakat. Lalu, apa saja gunung yang menjadi surga flora dan fauna di Pulau Kalimantan tersebut? Berikut ulasannya.

6 Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan


1.Pegunungan Kapuas Hulu


Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan

Pegunungan yang berada di perbatasan darat antara Indonesia, tepatnya Provinsi Kalimantan Barat dan Malaysia. Secara fisik gunung ini banyak diminati pendaki karena komposisi bebatuannya yang unik meliputi bebatuan andesit, genesi, fisit, serta kuasit. Sepanjang 1 km2, bebatuan tersebut membentang akibat patahan yang dihasilkan oleh proses pembentukan gunung.

Seperti namanya, Pegunungan Kapuas Hulu terletak di hulu Sungai Kapuas. Potongan tanah gunung ini bertekstur unik karena tertata layaknya genting rumah. Area Pegunungan Kapuas Hulu ditetapkan sebagai lahan hutan konservasi yang menjadi jantung resapan air apabila musim hujan tiba.

Selain Sungai Kapuas, di Pegunungan Kapuas Hulu juga mengalir Sungai Embaloh dengan bagian hulu di sebelah utara. Tidak hanya itu, flora dan fauna khas hutan hujan tropis seperti orang utan menjadi primadona yang sangat menarik karena aktif di beberapa kesempatan. Namun, saat ini orang utan sedang berada di ambang kepunahan sehingga kita benar – benar harus menjaga kelangsungan hidupnya dengan tidak mengganggu atau memberi makanan secara tidak benar.

2. Gunung Palung


Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan

Sama seperti Pegunungan Sungai Kapuas, Gunung Palung juga berlokasi di Provinsi Kalimantan Barat. Di atas ketinggian 1.116 mdpl, gunung yang ramai dikunjungi wiwatawan ini ditetapkan sebagai lahan Taman Nasional Gunung Palung. Lokasi ini merupakan objek pelestarian ekosistem berbagai flora dan fauna khas Indonesia termasuk yang sedang berada di ambang kepunahan.

Beberapa tipe ekosistem yang terdapat di Gunung Palung diantaranya ekosistem hutan mangrove, ekosistem hutan rawa, ekosistem hutan gambut, ekosistem hutan rawa air tawar, ekosistem hutan pamah tropika, dan ekosistem hutan pegunungan. Hutan pegunungan merupakan jenis hutan yang khas dengan kabut putih. Jika ingin mendaki Gunung Palung, sebaiknya melewati Rute Pulau Datok di kaki Gunung Palung.

Hal yan perlu diperhatikan adalah jangan sampai mengganggu kelangsungan ekosistem hewan dan tumbuhan di Gunung Palung dengan mengeluarkan suara sangat berisik atau menebang dan memburu. Selain itu, kita harus senantiasa menjaga kelestarian alam sekitar Gunung Palung dengan cara tidak pernah meninggalkan sampah. Bawalah sampah yang kita hasilkan, lebih baik lagi jika kita mengambil sampah milik orang lain semi kelangsungan hidup biota di sekitarnya.

3. Gunung Bukit Raya


Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan

Gunung Bukit Raya merupakan gunung tertinggi di jajaran dua pegunungan yakni Pegunungan Schwaner dan Pegunungan Muller. Gunung ini memiliki ketinggian 2.278 mdpl. Dengan ketinggian tersebut serta kondisi fisik yang baik, sebuah cagar alam.  Meskipun berada di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, bersama dengan Cagar Alam Bukit Baka, sebuah taman nasional dibentuk dengan nama Taman nasional Bukit Baka – Bukit Raya yang ditetapkan oleh pemerintah Kallimantan Barat.

Pegunungan Schwaner yang merupakan rumah dari Gunung Bukit Raya merupakan gugusan pegunungan yang terbentang antara Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat. Nama Schwaner diambil dari peneliti Jerman yang melakukan perjalanan melintasi Banjarmasin dan Pontianak, Carl Shwaner.

Sedangkan Pegunungan Muller juga dilewati oleh Gunung Bukit Raya meskipun tidak sepenuhnya. Berbeda dengan Pegunungan Schwaner, Pegunungan Muller ditemukan oleh tentara Belanda yang melihat berbagai ekosistem 3 sungai terbesar di Pulau Kalimantan yakni Sungai Barito, Sungai Kapuas, dan Sungai Mahakam.

Baca Juga Negara dengan Pemandangan Fantastis untuk Traveling di Musim Gugur



4. Gunung Niut


Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan

Gunung Niut berada di kawasan Pegunungan Niut. Gunung yang ada disekitarnya meliputi Gunung Penrissen dan Gunung Serang. Tidak setinggi gunung lainnya, Gunung Niut hanya memiliki ketinggian 1.500 mdpl. Trek perjalanan menuju objek wisata yang satu ini pun tidak terlalu curam karena kondisinya yang cukup rendah.

Cara menuju Gunung Niut cukup variatif. Pertama, kita bisa melewati Rute Pontianak – Bengkayang. Pertama, naik bus selama 5 – 6 jam. Setelah itu, dari Bengkayang kita dapat menu Desa Dawar dengan bus lain selama 2 – 3  jam. Apabila melakukan perjalanan bersama pemandu wisata, maka kita bisa mengandalkannya untuk menunjukkan jalan mendaki Gunung Niut menuju puncak.

Ada pula cara lain yang mungkin bisa melatih keberanian dalam bersosialisasi jika perjalanan tidak disertai pemandu wisata. Rumah Bapak Atta atau Anggota Kehormatan Mapala Untan selalu terbuka bagi para pendaki untuk bertanya.

5. Gunung Kemul


Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan

Jika wisatawan belum mengetahui letaknya, mereka pasti membayangkan bahwa GUnung Kemul terletak di Pulau Jawa karena namanya. Memang, “kemul” dalam Bahasa Jawa artinya selimut. Gunung ini dinamakan demikian karena selalu diselimuti kabut putih tebal yang indah terutama pada pagi hari.

Namun, pada kenyataannya Gunung Kemul terletak di Provinsi Kalimantan Timur dan menjadi rumah bagi spesies tumbuhan local, Nepenthes fusca dan Nepenthes mollis. Gunung setinggi 1.847 ini memiliki berbagai nama atau istilah lain seperti Gunung Kongkemul, Gunung Kemoel, Gunung Kemal, dan Gunung Kong Kemul.

Meskipun banyak wisatawan yang singgah di Gunung Kemul terutama saat liburan, fasilitas di objek wisata ini masih sangat perlu ditingkatkan. Angkutan dan penginapan masih sangat jarang sehingga kita harus pandai – pandai bersosialisasi dengan masyarakat asli kaki Gunung Kemul.

Soal makanan, banyak warung maupun toko yang menjual aneka kebutuhan baik makanan, minuman, obat – obatan dan alat mandi. Akan tetapi, toko yang menyediakan alat – alat mendaki belum ada sehingga para pendaki harus mempersiapkan peralatan terbaik selengkap mungkin sebelum melakukan perjalanan.
Anda sedang membaca Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan

6. Gunung Kelam


Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan

Gunung kelam adalah salah satu gunung yang terdapat di Provinsi Kalimantan Barat. Menurut pendaki kedua gunung ini yaitu Johannes Gottfried Hallier, Gunung Kelam memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan gunung lainnya. Dengan ketinggian 1.002 mdpl dan terbentang memanjang dari barat ke timur, gunung ini menyimpan hutan rimba yang kaya vegetasi tumbuhan.

Johannes Gottfried Hallier yang juga seorang ahli botani asal Jerman menjelaskan di buku “Pitcher Plants of the Old World” bahwa kekayaan tumbuhan tersebut juga diperoleh dari kondisi fisik Gunung Kelam. Pasalnya, gunung ini terdiri dari beberapa tebing batu yang menyimpan air dalam jumlah banyak. Jadi, banyak jenis tumbuhan baik yang berpohon maupun tidak bisa hidup dengan baik di sana.

Jenis pohon Leptospermum memagari sekeliling hutan di kaki Gunung Kelam. Di sisi lain, rumput dan Sphagnum menutupi bagian tanahnya. Bahkan, di hutan Gunung Kelam juga terdapat tumbuhan yang hampir punah seperti Nepenthes jenis N. albomarginata, N. ampullaria, N. rafflesiana, dan N. reinwardtiana.

Sebagai wisatawan yang bijak, sebaiknya kita menaklukkan  gunung yang menjadi surga flora dan fauna di Pulau Kalimantan ini terlebih dahulu disbanding tempat wisata luar negeri. Selain lebih hemat, tentunya kita bisa membantu terwujudnya pengembangan pariwisata gunung secara lebih maksimal.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Gunung yang Menjadi Surga Flora dan Fauna di Pulau Kalimantan