Blog Tentang Travelling Dan Fotografi

Wednesday, 1 March 2017

Gunung Kerinci: Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

ARISTO.ID Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera. Gunung Kerinci merupakan salah satu dari Seven Summits of Indonesia dengan ketinggian 3805 mdpl. Gunung ini merupakan puncak tertinggi kedua setelah puncak Cartenz di Papua dan menjadi Gunung Berapi tertinggi di Indonesia.

Letaknya yang berada di perbatasan antara Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi, tentu membuat gunung ini menjadi puncak tertinggi di Pulau Sumatera. Gunung yang berada di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), ini sering menjadi tujuan pendakian ataupun lokasi penelitian flora dan fauna karena kekayaan alamnya.

Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera


Jalur Pendakian Gunung Kerinci


Sebagai gunung yang populer di kalangan para pendaki, Gunung Kerinci sering didatangi oleh berbagai pendaki baik lokal maupun mancanegara. Jalur pendakiannya berada di Desa Kersik Tuo, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Untuk menuju desa ini, memang lebih dekat jika ditempuh dari Kota Padang dengan jarak sekitar 190 km dan langsung tiba di Desa Kersik Tuo. Sedangkan, jika dari Kota Jambi, maka jarak tempuh sekitar 430 km dan biasanya hanya sampai Sungai Penuh, ibukota dari Kabupaten Kerinci. Untuk menuju Desa Kersik Tuo, dilanjutkan lagi dengan naik angkutan desa (angdes) selama kurang lebih 1,5 jam perjalanan. Transportasi menuju Kabupaten Kerinci tidaklah sulit, karena tersedia banyak travel yang umum digunakan sebagai kendaraan menuju kabupaten ini.

Setibanya di Desa Kersik Tuo, Anda bisa meminta untuk diturunkan di Basecamp Jejak Kerinci atau mencari penginapan di sekitar. Tersedia beberapa penginapan/homestay di sepanjang jalan utama desa ini. Beberapa penginapan/homestay yang umum digunakan para pendaki/wisatawan dan mudah ditemukan adalah Homestay Subandi dan Homestay Paiman dengan harga  sekitar Rp 50.000 - Rp 200.000 per malam. Jika Anda memilih untuk ke basecamp, tidak ada harga khusus yang dipasang. Anda bisa memberi seikhlasnya kepada pengelola. Basecamp yang didirikan sejak tahun 2011 ini adalah milik Bu Jus yang dikelola langsung oleh beliau dan anak-anaknya.

Pendakian ke Gunung Kerinci dimulai dengan menuju pos pendaftaran atau R-10 yang bisa ditempuh dengan kendaraan atau berjalan kaki. Namun, jarak yang harus ditempuh masih cukup jauh dan lebih baik menggunakan kendaraan untuk menghemat waktu dan tenaga. Setelah mendaftar, kendaraan masih bisa melaju hingga batas akhir jalan, kemudian perjalanan melewati jalan setapak pun dimulai menuju Pintu Rimba. Jalur yang dilewati masih cenderung landai melewati kebun warga, dan tak lama Anda akan tiba di Pintu Rimba yang ditandai dengan sebuah gapura.

Pintu Rimba - Pos Bangku Panjang (Pos 1)


Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Pos Bangku Panjang berada di ketinggian 1889 mdpl dengan jarak tempuh sekitar 2 km dari Pintu Rimba. Jalur masih cenderung landai namun saat musim hujan atau sehabis hujan, kondisi jalur lumayan berlumpur. Normalnya, waktu tempuh sekitar 30 menit. Pos 1 ditandai dengan lahan datar dengan sebuah pondok beratap seng tanpa alas. Di dekatnya, ada sebuah bangku yang memanjang membentuk huruf U, terbuat dari semen. Plakat bertuliskan Pos 1 Gunung Kerinci juga bisa ditemukan sebagai petunjuk.
Anda sedang membaca Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Pos Bangku Panjang (Pos 1) - Pos Batu Lumut (Pos 2)


Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Pos Batu Lumut berada di ketinggian 2020 mdpl dengan kondisi jalur dan jarak tempuh tak jauh berbeda dengan medan sebelumnya. Jalur masih landai dengan melewati rimba Sumatera yang cukup rapat. Setibanya di pos 2, tidak ada ciri khusus, hanya berupa lahan datar namun ada plakat yang menunjukkan bahwa Anda telah tiba di pos 2. Menurut cerita, dahulu juga ada pondok seperti di Pos 1, namun pondok tersebut sudah roboh.

Pos Batu Lumut (Pos 2) - Pos Pondok Panorama (Pos 3)


Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Pos Pondok Panorama berada di ketinggian 2225 mdpl. Jalur yang dilalui untuk mencapainya sudah mulai menanjak walaupun masih cukup bersahabat. Waktu yang diperlukan mencapai pos ini kurang lebih sekitar 1 jam. Pos ini juga memiliki sebuah pondok seperti di pos 1 dan terdapat sumber air untuk mengisi persediaan air minum. Untuk menuju sumber air tersebut, terdapat petunjuk arah untuk memudahkan pendaki menemukan lokasinya.

Baca Juga 7 Puncak Gunung Tertinggi di Sumatera Indonesia



Pos Pondok Panorama (Pos 3) - Shelter 1


Gunung Kerinci: Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Shelter 1 berada di ketinggian 2504 mdpl dan untuk mencapainya, harus melewati jalur yang semakin menanjak dan hampir tanpa "bonus". Waktu tempuh normal kurang lebih sekitar 1,5 jam. Shelter 1 merupakan area yang cukup datar dan luas serta sering dijadikan sebagai lokasi camping oleh pendaki Gunung Kerinci. Pemandangan di sekitar sini juga cukup terbuka namun masih cukup aman untuk mendirikan tenda.
Anda sedang membaca Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Shelter 1 - Shelter 2


Gunung Kerinci: Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Shelter 2 berada di ketinggian 3100 mdpl. Jalur yang dilewati untuk mencapainya semakin menanjak dan tangan pun terkadang harus ikut membantu mencari pegangan untuk menaiki tanjakkan. Jalur ini merupakan jalur terpanjang untuk mencapai titik selanjutnya dengan waktu tempuh kurang lebih sekitar 3 jam. Di beberapa titik, pemandangan mulai terlihat jelas bahkan jika cuaca cerah, bisa melihat indahnya lautan awan. Shelter 2 juga bisa dijadikan sebagai lokasi camping, namun kurang diminati karena memperpanjang waktu tempuh untuk summit attack menuju puncak Gunung Kerinci saat dini hari.

Shelter 2 - Shelter 3


Gunung Kerinci: Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Shelter 3 berada pada ketinggian 3351 mdpl dan menjadi lokasi favorit para pendaki untuk mendirikan tenda sebelum menuju puncak. Jalur pendakian menuju shelter 3 memang tidak terlalu panjang, namun di sinilah jalur terberat yang harus dilalui pendaki. Selepas dari shelter 2, pendaki langsung dihadapkan dengan jalur menanjak terjal dan sangat sedikit area landai yang bisa dijumpai. Pendaki harus melewati jalur air, seolah berada di terowongan berdinding tanah dengan rintangan seperti akar pepohonan yang harus dipanjat. Hembusan angin juga menjadi salah satu tantangan, karena jalur ini juga menjadi jalur perlintasan angin dan membuat kondisi jalur terasa sangat dingin. Tak jarang pula dijumpai jalur yang sempit dan memaksa pendaki untuk memanjat dan melipir di pinggiran dinding jalur, sambil berpegang pada pepohonan perdu. Vegetasi di jalur ini juga didominasi oleh tanaman khas ketinggian seperti cantigi. Waktu tempuh yang dibutuhkan kurang lebih sekitar 1,5 jam.

Shelter 3 merupakan lahan datar yang sangat luas dengan area yang sangat terbuka. Angin kencang sering menjadi masalah yang mengharuskan pendaki memilih tempat yang cukup aman karena terpaan angin bisa saja membuat frame tenda patah. Namun, dibalik tantangan tersebut, shelter 3 memiliki pemandangan alam yang sangat luar biasa dan mampu membayar rasa lelah setelah berjalan melewati berbagai rintangan. Di Shelter 3 juga terdapat sumber air namun dengan jumlah yang terbatas.

Shelter 3 - Puncak Kerinci


Gunung Kerinci: Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Pendakian menuju puncak Gunung Kerinci (Puncak Indrapura), sebaiknya dilakukan sekitar pukul 3 dini hari, mengingat gunung ini merupakan gunung berapi aktif. Bau belerang yang menyengat akan sangat mengganggu apabila hari sudah mulai terang. Jalur menuju puncak ini tidak terlalu jelas rutenya apalagi saat kondisi gelap. Jika Anda tidak membawa guide, sebaiknya mengikuti rombongan yang dipandu oleh guide. Jalur puncak merupakan pasir berbatu walaupun tidak begitu merosot saat seperti jalur puncak Gunung Semeru dan Gunung Rinjani. Tetapi, bebatuan di sepanjang jalur ini, cukup tajam, sehingga harus berhati-hati agar tidak terpeleset. Hati-hati juga saat menginjak bebatuan yang tampak seperti kokoh, karena terkadang batu tersebut bisa dengan mudahnya terlepas dari posisinya. Selain jalurnya, kondisi angin yang kencang juga menjadi rintangan, apalagi hampir tidak ada tempat untuk berlindung dari terpaan angin.
Anda sedang membaca Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Gunung Kerinci: Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Ketika hari mulai terang, dari jalur pendakian puncak ini pendaki bisa melihat Danau Gunung Tujuh yang terlihat anggun dikelilingi oleh puncak-puncak gunung di sekitarnya. Tak jauh sebelum mencapai puncak, atau kurang lebih setelah berjalan sekitar 2 jam, pendaki akan tiba di Tugu Yudha. Tugu ini dibuat untuk mengenang pendaki yang pernah hilang di Gunung Kerinci. Dari sini, puncak sudah sangat terlihat dan sekitar 20 menit berjalan, pendaki pun dapat menginjakkan kaki di Puncak Indrapura Gunung Kerinci dengan ketinggian 3805 mdpl. Pemandangan berupa lautan awan sering terlihat ketika berada di atap Sumatera ini. Selain itu pendaki juga dapat melihat kawah Kerinci yang mengaga lebar ratusan meter ke bawah serta hamparan Samudera Hindia.
Anda sedang membaca Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera

Tips Mendaki Gunung Kerinci



  1. Jika berangkat dari Kota Jambi, sebaiknya berangkat pada malam hari karena jarak tempuh sekitar 12 jam. Dengan begitu, Anda akan tiba di Kota Sungai Penuh pagi hari dan tidak sulit untuk mencari angdes menuju Desa Kersik Tuo.

  2. Menurut informasi, sebaiknya hindari mendirikan tenda di Pos 1, 2 dan 3 karena daerah tersebut sering menjadi area perlintasan Harimau Sumatera pada malam hari. Selain itu, usahakan tidak kemalaman berada pada jalur tersebut


Jika Anda tertarik untuk mencoba melewati jalur pendakian menuju atap Sumatera ini, siapkan kondisi fisik yang prima. Kondisi alam yang kurang bersahabat seperti hujan saat pendakian sangat mungkin terjadi, sehingga bawalah perlengkapan yang mungkin sangat membantu perjalanan Anda. Rencanakan perjalanan dan persiapan pendakian Anda dengan matang agar dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Semoga artikel Gunung Kerinci Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera ini bermanfaat. Selamat mendaki!

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Gunung Kerinci: Jalur Pendakian Menggapai Atap Sumatera