Blog Tentang Travelling Dan Fotografi

Sunday, 26 February 2017

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih

ARISTO.ID Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih. Chiang Mai merupakan sebuah provinsi di Utara Thailand, dikelilingi oleh pegunungan dan merupakan kota terbesar kedua di Negeri Gajah Putih. Suhu rata-rata di area kota sekitar 28 derajat celcius dan suhu terendah mencapai 14 derajat celcius pada malam hari. Suhu menjadi lebih rendah saat mengunjungi area pegunungan bahkan bisa mencapai titik nol atau bahkan minus. Provinsi ini merupakan pertemuan antara kebudayaan suku asli dengan wisata alam yang luar biasa. Bahkan, puncak tertinggi dari negara ini pun berada di Chiang Mai.

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih


Pusat Budaya Thailand


Kebudayaan Thailand lebih akrab terlihat dengan banyaknya kuil Budha atau disebut dengan wat. Namun, saat bergeser ke Utara, Chiang Mai menawarkan lebih dari sekedar wat. Anda bisa menjumpai suku asli hingga kebudayaan yang dapat dilihat dengan bebas di jalanan. Mulailah mencari kawasan turis dengan berbagai penginapan di kawasan Old Town Chiang Mai. Tersedia berbagai penginapan murah hingga hotel mewah serta fasilitas wisata lainnya seperti kafe, restoran dan tempat untuk mencoba Thai Massage. Sebagai suguhan utama dari Thailand, Anda dapat mengunjungi beberapa wat yang ada di sekitar sambil berjalan kaki. Beberapa wat yang bisa Anda datangi di antaranya adalah Wat Chedi Luang, Wat Phra Singh dan Wat Pan Tao.

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih

Setiap hari Minggu mulai pukul 15:00 - 23:00, di kawasan ini tepatnya di Rachadamnoen Road di dekat Tha Pae Gate, digelar Sunday Walking Market. Jalan ini di tutup untuk kendaraan dan berubah menjadi kawasan pasar dengan berbagai barang menarik. Sebagian besar dagangan menjual produk kerajinan khas Thailand mulai dari gelang, pajangan, tas, pakaian dan lain sebagainya. Bagi pencinta street food, kawasan ini menjadi lokasi yang tepat karena ada beragam makanan yang menggugah selera. Namun, bagi yang muslim harap perhatikan terlebih dahulu jenis kulinernya, karena kebanyakan menjual jajanan non-halal. Menariknya lagi, harga dagangan di kawasan ini tergolong sangat murah, bahkan lebih murah dibandingkan harga barang-barang di Chatuchak Weekend Market di Bangkok. Selain dagangan, parade yang bertema kebudayaan juga sering terlihat di sini beberapa di antaranya adalah drama boneka, pentas seni tari/menyanyi dan parade dengan baju adat yang diiringi alat musik tradisional serta tarian yang bahkan, diikuti juga oleh turis mancanegara.

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih

Puncak Tertinggi Thailand


Chiang Mai, tak akan lengkap tanpa mengunjungi kawasan pegunungannya. Di antara beberapa pegunungan yang ada di Chiang Mai salah satu lokasi yang menarik untuk dikunjungi adalah Doi Inthanon. Doi memiliki arti Gunung, dan menariknya kawasan Doi Inthanon yang merupakan kawasan taman nasional ini merupakan puncak dari Negeri Gajah Putih dengan ketinggian sekitar 2565 mdpl. Jangan khawatir bagi Anda yang tidak kuat mendaki gunung, karena jalan menuju puncak sudah beraspal mulus dan bisa dilalui kendaraan baik mobil ataupun motor. Tiket masuk kawasan ini sebesar 200 baht/orang untuk dewasa, 100 baht/orang untuk anak-anak, 20 baht  untuk motor dan 40 baht  untuk mobil. Sebelum mencapai puncak, kawasan ini memiliki berbagai air terjun, camping ground, aliran sungai berair jernih dan menurut informasi, ada desa Suku Long Neck Karen di kawasan ini. Namun, untuk menuju desa harus trekking terlebih dahulu dan sangat disarankan juga menggunakan guide lokal.

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih

Semakin ke atas, Anda akan dimanjakan oleh pemandangan pohon dengan bunga berwarna merah muda yang akrab dikenal sebagai Bunga Sakura. Namun, di Thailand bunga ini disebut dengan Thai Cherry Blossom dan dapat ditemukan di berbagai daerah pegunungan Chiang Mai. Sebelum tiba di puncak, ada area kuil yang ditumbuhi bunga dan sayuran berbagai warna dan lokasinya berada di sebelah kiri jalan tidak jauh sebelum mencapai puncak. Area ini disebut Phra Mahathat Napametanidon & Napapolphumisiri. Untuk memasukinya dikenakan tiket lagi sebesar 40 baht untuk dewasa dan 10 baht untuk anak-anak. Pemandangan di kawasan ini benar-benar luar biasa dan wajib dikunjungi saat berada di Doi Inthanon.

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih

Tak jauh dari area kuil tersebut, Anda akan tiba di kawasan puncak. Kawasan ini sudah dilengkapi berbagai fasilitas wisata seperti toko souvenir, visitor center, kafetaria dan toilet. Anda juga bisa mengirimkan kartu pos dari puncak Negeri Gajah Putih ini.

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih

 

Baca juga Wisata Budaya Dan Wisata Teknologi Di Jepang ( How Amazing Japan )



Sakura dan Perkampungan Suku Hmong


Sakura atau Thai Cherry Blossom, memang bisa ditemukan di berbagai kawasan pegunungan. Namun, salah satu lokasi dimana bunga tersebut terlihat sangat indah dan menghiasi sepanjang perjalanan adalah Doi Suthep. Sebelum dimanjakan pemandangan indah dari Thai Cherry Blossom, sempatkan untuk mengunjungi Wat Phrahathat Doi Suthep. Sebelum memasukinya, siapkan tenaga untuk menaiki 309 anak tangga dan tiket masuk sebesar 30 baht per orang untuk turis asing. Setelah itu, kembalilah memacu kendaraan Anda menuju Desa Suku Hmong. Di perjalanan menuju desa ini, bunga sakura mulai banyak terlihat dan akhirnya seolah mengiring perjalanan Anda untuk tiba di desa tersebut. Bahkan banyak turis yang berhenti di pinggir jalan untuk mengabadikan keindahan kawasan ini.

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih

Lanjutkan perjalanan Anda untuk mengunjungi Desa Suku Hmong. Di desa ini, Anda bisa mencoba menyewa pakaian adat dan mengambil foto di sekitar desa dengan biaya sewa 50 baht. Sempatkan juga untuk mencicipi kopi dari perkampungan ini sebelum kembali menuju kawasan wisata lainnya di Chiang Mai.

Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih

Tips Wisata Chiang Mai



  1. Gunakan jaket atau pakaian hangat saat menuju daerah pegunungan karena suhu sangat dingin apalagi jika Anda naik motor

  2. Bulan terbaik untuk melihat Thai Cherry Blossom adalah sekitar bulan Januari dan Februari karena pada saat tersebut bunga sedang mekar

  3. Jika ingin melihat festival di Chiang Mai, datanglah pada bulan November untuk Festival Loi Krathong, pertengahan April untuk Festival Songkran dan awal Februari untuk Festival Bunga.

  4. Bagi wisatawan Muslim yang mencari makanan halal di Chiang Mai, bisa mendatangi kawasan Chang Klan Road. Masjid juga bisa ditemukan di kawasan ini.


Selain berbagai kawasan wisata yang telah disebutkan di atas, Chiang Mai memiliki pesona yang tiada habisnya. Air terjun, sungai, pegunungan, pemandian air panas, perkampungan suku asli, hingga pusat pelatihan gajah, bisa dijumpai di provinsi ini. Siapkan rencana perjalanan dengan matang sesuai minat  Anda agar dapat menikmati indahnya Chiang Mai dengan waktu yang telah Anda siapkan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Chiang Mai: Pusat Budaya dan Sakura di Puncak Negeri Gajah Putih