Blog Tentang Travelling Dan Fotografi

Friday, 3 June 2016

Cara Buang Air Besar Di Gunung Yang Benar

ARISTO.ID Cara Buang Air Besar Di Gunung Yang Benar. Sebagai manusia BAB atau buang air besar adalah suatu kewajiban yang harus di lakukan, karena jika kita tidak bisa BAB bisa di pastikan ada masalah di saluran pencernaan kita. Biasa nya orang melakukan BAB rutin sehari sekali seperti saya ini namun ada juga yang lebih dari satu hari dalam melakukan ritual ini. Begitupun saat kita sedang melakukan pendakian di gunung yang mungkin memerlukan waktu berhari hari seperti gunung Semeru dan lainnya. Bagaimanakah solusi nya ?


Bagi pendaki gunung sebenar nya yang sudah melakukan diklatsar ( Pendidikan Latihan Dasar ) tentunya mengetahui dan sudah belajar mengenai cara melakukan BAB yang benar di gunung. Namun bagi para pendaki dadakan yang sekarang ini banyak sekali muncul biasa nya belum mengetahui cara yang tepat saat ingin buang hajat karena jika dilakukan dengan cara yang salah akan berakibat buruk bagi lingkungan dan juga pendaki lainnya. Berikut beberapa tips yang bisa di lakukan saat hendak BAB di gunung.


Cara Buang Air Besar Di Gunung Yang Benar


Cara Buang Air Besar Di Gunung Yang Benar



1. Jauhi Jalur Pendakian



Pertama yang mesti kita perhatikan adalah jauhi jalur pendakian saat hendak melakukan buang air besar. Kenapa harus jauh dari jalur pendakian ? Tentunya agar tidak terlihat oleh para pendaki lain yang sedang melintas karena sekarang ini dunia pendakian makin ramai oleh pendaki baru sehingga setiap hari nya terutama saat akhir pekan gunung akan menjadi tempat berkumpul dan menikmati weekend dengan santai. Tidak mau kan kita di kenal sebagai pendaki yang suka buang air sembarangan oleh pendaki lain ?


2. Jauhi Sumber Air



Selanjut nya adalah dengan menjauhi area sumber air minum yang biasa di gunakan oleh para pendaki. Jika kita membuang hajat di dekat sumber air tentunya akan merusak sumber air tersebut di karenakan tercemar oleh limbah yang kita buang. Dan jika sumber air tersebut rusak tentunya para pendaki termasuk kita sendiri akan semakin kesusahan untuk memenuhi kebutuhan air yang diperlukan sepanjang pendakian.


Baca Juga Pembunuh Utama Pendaki Yang Perlu Di Perhatikan Yaitu Hyphotermia


3. Jauhi Juga Area Camp Ground



Point ketiga ini juga masih ada keterkaitannya dengan dua point sebelum nya. Biasa nya camp ground yang di gunakan para pendaki untuk mendirikan tenda lokasi nya dekat dengan jalur pendakian dan juga dekat dengan sumber air. Jadi jangan pernah membuang hajat di dekat camp ground karena selain malu jika terlihat sesama pendaki juga dapat merusak sumber air dan yang pasti bau nya akan menyelimuti area camp ground sehingga mengganggu kenyamanan para pendaki lain.


4. Menggali Lubang Yang Dalam



Selanjut nya yaitu gali lah lubang pembuangan yang dalam. Kita bisa menggunakan sekop kecil untuk menggali namun jika tidak membawa nya kita juga bisa menggunakan ranting pohon untuk menggali lubang. Lubang ini berfungsi untuk mengubur harta karun yang kita keluar kan agar tidak di temukan oleh orang lain dan juga untuk mempercepat proses penguraian nya di dalam tanah.


5. Bawa Air Atau Tisu Basah



Tanpa perlu di jelaskan pun tentunya kita tahu apa alasan nya saya menyarankan untuk membawa air atau tisu basah. Pastinya kedua nya bisa kita gunakan untuk membersihkan diri setelah melakukan buang air besar di gunung. Sebenar nya lebih nyaman menggunakan air namun jika persediaan air menipis kita juga bisa menggunakan tisu basah sebagai pengganti air.


Baca Juga Alat Wajib Yang Perlu Dibawa Saat Mendaki Gunung


6. Ajak Salah Satu Rekan Untuk Menemani



Biasa nya untuk menemukan lokasi yang nyaman untuk buang hajat itu cukup jauh, karena seperti saya bilang tadi di atas untuk menjauhi berbagai area tertentu. Untuk menghindari kehilangan arah kembali ke rombongan kita bisa mengajak salah satu teman untuk ikut, apa lagi saat malam hari tentunya dengan ada nya teman yang ikut akan sangat membantu. Namun pastikan teman anda tersebut tidak melihat aktifitas yang sedang anda lakukan :D.


Sebenar nya akan lebih baik lagi jika kita tahan keinginan untuk buang hajat di gunung sehingga bisa kita lakukan setiba nya di pos pertama atau perkampungan warga saat sudah kembali. Namun jika kondisi nya tidak memungkinkan untuk di tahan bisa menggunakan berbagai tips yang saya jelas kan di atas. Bijak lah dalam menggunakan alam karena alam bukan hanya milik kita, alam juga hak dari anak dan cucu kita. Sekian artikel tentang Cara Buang Air Besar Di Gunung Yang Benar semoga bermanfaat dan salam lestari.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Cara Buang Air Besar Di Gunung Yang Benar