Blog Tentang Travelling Dan Fotografi

Wednesday, 6 January 2016

Perpindahan kalor yang terjadi pada suatu kegiatan/peristiwa

Postingan kali ini bertujuan agar pembaca dapat menjelaskan perpindahan kalor yang terjadi pada suatu kegiatan/peristiwa. Setelah anda membaca artikel ini diharapkan dapat membedakan perpindahan kalor secara konduksi, konveksi, dan radiasi serta dapat menyebutkan contohnya pada peristiwa sehari-hari. Ada beberapa tipe soal yang sesuai dengan materi ini. Pertama, disajikan suatu kegiatan/peristiwa perpindahan kalor kemudian anda diminta menentukan bagaimana cara perpindahannya. Kedua, disajikan sebuah tabel yang menunjukkan peristiwa dan cara perpindahan kalor kemudian anda diminta menentukan pasangan yang sesuai antara peristiwa dan perpindahan kalor yang terjadi. Akan tetapi, ada pula soal yang tidak sesuai indikator yaitu disajikan suatu cara perpindahan kalor (konveksi, radiasi, konduksi), selanjutnya anda tentukan contoh peristiwa dari perpindahan kalor tersebut.


Kalor dapat berpindah daru tempat atau bagian benda bersuhu tinggi ke tempat atau bagian benda yang bersuhu rendah. Perpindahan kalor dapat terjadi melalui tiga cara, yaitu konveksi, radiasi konduksi.



1. Konveksi yaitu perpindahan kalor yang terjadi melalui aliran zat atau disertai perpindahan zat perantarannya. Konveksi biasa terjadi pada zat cair dan gas. Contoh gejala konveksi sebagai berikut.

  •  Adanya gerakan natik turun air yang sedang mendidih.

  • Terjadinya angin darat dan angin laut.


2. Radiasi yaitu perpindahan kalor dengan cara memancar. Radiasi dapat terjadi tanpa zat perantara. Contoh terjadinya radiasi sebagai berikut.




  • Tubuh terasa hangat ketika berada di sekitar api unggun.

  • Tangan yang didekatkan pada lampu menyala akan terasa hangat.

  • Panas matahari dapat dirasakan di bumi.


3. Konduksi yaitu perpindahan kalor secara merambat. Rambatan kalor dalam proses konduksi tidak disertai berpindahnya zat perantara. Konduksi biasa terjadi pada benda padat. Contoh konduksi bisa anda simak berikut ini.




  • Semua bagian wajan terasa panas, sedangkan yang terkena api hanya bagian tengah wajian.

  • Sendok yang digunakan untuk mengaduk minuman yang panas akan terasa hangat.

  • Mentega akan meleleh saat diletakkan di atas wajan yang dipanaskan.


Aplikasi


1. Perpindahan panas secara konveksi terjadi pada peristiwa . . .
a. Wahyu menghangatkan tubuhnya dekat api unggun.
b. Nisa menyetrika baju dengan setrika listrik
c. Sendok yang digunakan untuk mengaduk kopi panas akan terasa panas
d. Terjadinya angin darat dan angin laut

Jawaban : d

Sebenarnya, jenis soal seperti ini tidakk sesuai indikator. Namun, pada kenyataannya soal seperti ini bisa saja muncul di ujian nasional. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang lebih mendalam tentang perpindahan kalor untuk mengantisipasi soal-soal yang tidak sesuai indikator. Konveksi yaitu perpindahan kalor yang terjadi melalui aliran zat atau perpindahan kalor yang disertai dengan perpindahan zat perantarannya. Contoh konveksi yaitu terjadinya angin darat dan angin laut. Pada waktu malam darata lebih cepat dingin sedangkan lautan masih tetap hangat. Udara di atas laut naik ke atas kemudian udara dingin dari daratan mengalir ke laut sehingga terjadi angin laut. Pada siang hari yang panas, daratan lebih cepat panas dan naik ke atas. Udara dingin dari laut mengalir ke darat sehingga terjai angin darat. Perpindahan panas saat menyetrika baju dan sendok akan terasa panas, ketika digunakan untuk mengaduk kopi panas merupakan peristiwa konduksi. Perpindahan panas ketika berada di dekat api unggun termasuk radiasi.



Amir memasukkan sendok ke dalam gelas yang berisi air panas, setelah dibiarkan beberapa saat, sendok menjadi lebih panas. Peristiwa tersebut meurpakan perpindahan kalor secara . . . .
a. Induksi
b. Radiasi
c. Konveksi
d. Konduksi

Jawaban : d

Sendok menjadi lebih panas karena kalor merambat dari air panas melewati sendok. Sendok berfungsi sebagai zat perantara, oleh karena partikel logam tidak ikut merambat bersama kalor, perpindahan kalor tersebut terjadi secara konduksi.

Itulah penjelasan mengenai perpindahan kalor yang terjadi pada suatu kegiatan/peristiwa. Semoga bermanfaat untuk anda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Perpindahan kalor yang terjadi pada suatu kegiatan/peristiwa