Blog Tentang Travelling Dan Fotografi

Saturday, 21 November 2015

Tempat Wisata Di Dataran Tinggi Dieng Yang Wajib Dikunjungi

ARISTO.ID. Tempat Wisata Di Dataran Tinggi Dieng Yang Wajib Dikunjungi. Kembali lagi disini saya akan menceritakan tentang Dieng yang merupakan sebuah dataran tinggi yang cukup terkenal baik di lokal maupun manca negara. Saya sendiri sejak SMK kelas 3 yaitu sekitar tahun 2010 sampai tahun 2013 sudah 5 kali berkunjung ke Dieng. Memang setiap tahun saya selalu berkunjung ke Dieng karen memang disana saya menemukan suasana yang pas yang cocok untuk sekedar bersantai dari aktifitas sehari". Namun sejak 2013 sampai sekarang berhubung saya jadi kuli di negeri orang saya belum bisa ke Dieng lagi. Bisa dipastikan rindu saya dengan Dieng sudah sangat besar dan dengan melihat album foto bisa sedikit mengobati nya.


Mungkin tahun depan saat saya kembali ke Indonesia yang pertama akan saya tuju adalah Dieng, hehehe. Semoga saya bisa pergi mengunjungi Dieng lagi di hari yang akan datang. Ok sedikit cerita di atas sebagai pembuka artikel kali ini tentang Dieng.

Tempat Wisata Di Dataran Tinggi Dieng Yang Wajib Dikunjungi


Terletak di perbatasan Banjarnegara dan Wonosobo Dieng menjadi salah satu ikon wisata di Jawa Tengah. Karena memang disana bukan hanya ada satu tempat wisata yang bisa di kunjungi melainkan ada beberapa wisata yang tersedia antara lain Telaga warna, Kawah Sikidang, Candi Arjuna, Kawah Candradimuka, Sumur Jalatunda dan Bukit Sikunir yang sekarang masih trend untuk muncak. Sekarang kita akan bahas satu persatu dari Dieng.


1. Telaga Warna


Merupakan sebuah telaga yang didalam nya mengandung beberapa warna seperti biru, hijau , dan putih kekuning"an. Warna warna ini bisa terjadi karena pembiasan cahaya yang terjadi dari Endapan Belerang yang ada di dasar kawah. Didalam area Telaga Warna sendiri juga ada Telaga Pengilon yang merupakan kata dari bahasa jawa yang arti nya kaca. Namun Telaga Warna sendiri lebih menarik buat saya. Kita bisa menikmati aneka jajan yang ada disana seperti jagung bakar, bakso, dan somay. Kebayang kan makan bakso panas dipinggir Telaga Warna yang sejuk. Kalau ingin merasakan sensasi nya silahkan datang kesini. Di atas bukit pinggiran Telaga Warna juga ada sebuah Museum kecil yang memajang beberapa foto Dieng di masa lalu yang masih lebih alami dan belum terlalu terkenal seperti sekarang ini. Selain itu juga ada beberapa goa disekitar kawasan Telaga Warna seperti Goa Semar, Goa Sumur, Goa Jaran, dan Goa Pengantin.

 


2. Candi Arjuna


Saat kita baru memasuki kawasan Dieng kita akan menemukan sebuah pertigaan dan pada belokan ke kanan akan ada sebuah Gapuro yang menunjukkan bahwa kita akan memasuki kawasan Candi Arjuna. Candi Arjuna sendiri terdiri dari 5 buah candi di antara nya Candi Sembadra, Candi Srikandi, Candi Puntadewa dan Candi Semar serta Candi Arjuna sendiri. Untuk memasuki kawasan Candi Arjuna dari parkiran kendaraan kita harus berjalan kearah bawah sekitar 500 meter sedangkan di area parkiran kendaraan juga terdapat sebuah candi yaitu Candi Gatotkaca yang letak nya persis di sebelah jalan menuju arah Kawah Sikidang. Sedangkan di seberang nya ada Museum Kailasa yang menyimpan berbagai barang yang berhubungan dengan Candi yang ada di sekitar Dieng

 

3. Sumur Jalatunda


Sumur Jalatunda adalah sebuah sumur yang merupakan bekas letukan gunung vulkanik berjuta juta tahun yang lalu yang akhir nya tergenang oleh air. Sumur semacam ini menurut informasi hanya ada 2 di dunia dan yang lain ada di negara Meksiko. Saat tiba di atas setalah menaiki beberapa anak tangga kita akan menemukan orang menjajakan batu kerikil. Koq batu kerikil dijual ? Untuk apa ? Itu pikiran saya pertama kali dan setelah mendapat penjelasan dari salah satu penjual ternyata batu itu di gunakan untuk di lempar kearah sumur. Dan di percaya akan mendapat keberuntungan apabila kita bisa melewati batas ny. Untuk perempuan sendiri batas nya hanya sampai ke tengah sumur sedang kan untuk pria harus bisa melewati seberang sumur maka keberuntungan akan datang. Namun itu hanya mitos dan kita sebagai makhluk yang beriman tidak boleh mempercayai nya. Hanya untuk menguji kemampuan melempar saya pun membeli batu kerikil tersebut seharga 500 rupiah dengan 3 batu kerikil. Dan ternyata kekuatan saya hanya bisa sampai tengah sumur tidak sampai seberang hehehe.

4. Kawah Candradimuka


Bagi yang mengenal tokoh Gatotkaca dalam pewayangan nama Kawah Candradimuka memang tidak asing lagi karena di situ lah kono Gatotkaca mendapat kan kesaktian nya yang terkenal dengan otot kawat tulang besi nya. Kawah Candradimuka ini mengeluarkan air yang banyak di manfaat kan oleh warga sekitar atau pun pengunjung untuk mengobati penyakit kulit mereka. Untuk mencapai kawah ini cukup sulit karena jalur nya memiliki sudut yang curam namun tidak mustahil untuk mencapainya. Dan pasti nya pemandangan disana akan sangat mengobati rasa lelah akibat menaiki medan nya.









Sumber : http://pesonadieng.com

 









Sumber : http://wisatadieng.com

5. Kawah Sikidang


Kawah Sikidang ini letak nya cukup dekat dengan Candi Arjuna, dari Candi Arjuna cukup lurus dan di persimpangan kita belok kanan. Tidak lama kita akan sampai di Kawah Sikidang. Kawah Sikidang ini cukup ramai karena dibandingkan dengan Kawah Candradimuka jalur yang ditempuh lebih mudah dan lebih dekat dari obyek wisata yang lain. Di dalam Kawah Sikidang kita akan banyak menemui fotografer yang menawarkan jasa foto bersama baik dengan kuda, motor trail atau pun orang yang memakai kostum macam" karakter kartun. Untuk saya sendiri yang sering saya lakukan saat di Kawah Sikidang ini adalah merebus telur. bersama rombongan. Tapi saya sendiri tidak merekomendasikan karena berbahaya heheh. Tapi jangan khawatir menurut informasi nya sekarang sudah ada warga sekitar yang menjual telur rebusan dari kawah di sekitar area Kawah Sikidang. Jadi silahkan menikmati telur rebus kawah.



6. Bukit Sikunir


Bukit Sikunir merupakan spot terbaik untuk melihat sunrise. Banyak sekali para pendaki atau pun pelancong biasa yang hanya ingin melihat sunrise dari bukit ini. Karena memang jalur yang ditempuh mudah dan cepat sehingga dengan persiapan se adanya pun kita masih bisa menikmati sunrise di sikunir. Sedangkan di gunung'' laen untuk bisa menikmati sunrise kita memerlukan persiapan yang matang. Selain pengetahuan tentang pendakian kita juga harus memiliki peralatan yang memadai dan tentu nya fisik yang prima. Sedangkan di Bukit Sikunir ini kita hanya memerlukan waktu 20 menit berjalan untuk bisa menikmati sunrise. Dengan ketinggian 2350 mdpl dan latar belakang pegunungan Dieng serta Gunung Sindoro bisa dipastikan kita tidak akan menyesal apabila datang kesini.











Sumber : http://kulkasgendong.blogspot.com










Sumber : http://flickr.com

Itu lah sedikit tentang Dataran Tinggi Dieng yang bisa saya ulas disini. Apabila ada kesalahan atau pun koreksi bisa di sampaikan di kolom komentar di bawah ini.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Tempat Wisata Di Dataran Tinggi Dieng Yang Wajib Dikunjungi