Blog Tentang Travelling Dan Fotografi

Tuesday, 8 September 2015

Tujuan Pengawetan dan Perlindungan Alam Beserta Manfaatnya

Alam pada dasarnya mempunyai sifat yang beraneka ragam, namun memiliki keserasian dan keseimbangan. Karena kehidupan manusia dalam biosfer yang tergantung pad faktor lain terutama terhadap sumber-sumber daya alam, makan diperlukan usaha dalam mempertahankan adanya keserasian atau keseimbangan tersebut.

Faktor-faktor yang sering mempengaruhi dalam proses pengawetan dan perlindungan alam adalah iklam dan tanah, yang turut menentukan jenis flora dan fauna pada suatu habitat. Agar berbagai faktor dalam ekosistem berkerja sesuai dengan fungsinya, makan perlu adanya perlindungan dari gangguan yang akan menimbulkan penurunan fungsi masing-masing dalam ekosistem tersebut.

Perlindungan ini bertujunan untuk mempertahanan kualitas, misalnya menghindarkan suatu ekosistem dari pengaruh pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Selain itu ada pula kuantitas, artinya melestarikan jenis flora maupun fauna yang telah langka dan mencegahnya dari kepunahan.

Berdasarkan tujuan yang telah disusun oleh Dirjen Perlindungan dan pengawetan Alam dan Departemen kehutanan dalam perlindungan dan pengawetan alam ini mempunyai tujuan dan manfaat, yang bisa anda simak berikut ini :

Tujuan umum Perlindungan dan Pengawetan alam :




  • Melestarkan peranan ekosistem pada fungsinya secara berkesinambungan yang dapat memberi manfaat kepada manusia.

  • Melestarikan sumber daya alam hayati terutama flora dan fauna yang sudah langka.

  • Melestarikan sumber genetik uang masih perlu untuk diteliti dalam pengembangannya.

  • Melestarikan keindahan alam sebagai kekayaan alam yang cukup potensial dalam pengembangan pariwisata.



Manfaat umum Perlindungan dan Pengawetan Alam :




  •  Melestarikan kekayaan alam supaya generasi yang akan datang dapat menyaksikan secara nyata kekayaan yang kita miliki.

  •  Sebagai tempat untuk mengadakan penelitian ilmiah dalam rangka meningkatkan baik pengelolaannya maupun pengembangannya sehingga dapat mengambil manfaat yang lebih besar lagi.

  •  Meningkatkan jumlah turis yang mengunjungi tempat-tempat rekreasi yang memiliki keindahan.

  • Mempertahankan sumber genetik yang memerlukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut.


 Secara umum perlindungan dan pengawetan alam memiliki nilai ilmiah, ekonomi dan estetika yang selalu harus ditingkatkan pengelolannya. Misalnya pengembangan tempat pariwisata akan menimbulkan berbagai dampak yang positif terhadap peningkatan penduduk yang tinggal di sekitarnya. Yang secara tak langsung akan mengurangi jumlah urbanisasi dan meningkatkan daya kreatif penduduk dengan membuat berbagai jenis hastra karya untuk diperjualbelikan kepada pengunjung. Dampak negatif dari kegiatan tersebut adalah timbulnya gangguan terhadapa faktor alam baik baik oleh penduduk setempat maupun oleh para pengunjung sehingga diperlukan aturan khusus dalam mengatur kebijaksanaan untuk menghindari gangguan yang tidak diinginkan

Selain itu, berdasarkan letak geografis dan iklim yang terjadi menimbulkan kekayaan alam yang berbeda, sehingga perlindungan yang dapat bersifat umum dan dapat bersifat khusus.

Perlindungan alam secara umum, terdiri dari :




  • Perlindungan alam ketat, yaitu perlindungan terhadapap alam yang sesuai dengan keadaan aslinya (tanpa mengalami banyak perubahan).

  •  Perlindungan alam terbimbing, yaitu perlindungan terhadap alam dengan berbagai perbaikan yang perlu untuk meningkatkan keserasian ekosistemnya.

  • Taman nasional, di indonesia sendiri telah dibangun di beberapa provinsi di luar jawa, seperti di bengkulu dan sulawesi tengah dan juga memiliki ukuran yang cukup luas. Di tempat tersebut dilindungi jenis hewan dan tumbuhan, serta keindahan alam yang dapat dinikmati oleh para pengunjung melalui kendaraan seperti yang ada di taman safari bogor.


Perlundungan alam secara khusus, terdiri dari :




  • Perlindungan geologi, yaiut perlindungan terhadap daerah yang memiliki formasi geologi.

  • Perlindungan alam botani (cagar alam), perlindungan terhadap jenis-jenis tumbuhan tertentu supaya tidak punah. Di indonesia dapat kita jumpai di Cibodas, Kebun Raya Bogor dan Taman Purwodadi Jatim

  • Perlindungan alam zoologi (suaka margasatwa), yaitu melindungi dan mengembangkan hewan tertentu serta mengembangbiakkan hewan dari daerah lain yang hampir punah. Contohnya : di Ujung Kulon, sebagai salah satu tempat untuk melidungi badak yang bercula satu.

  • Perlindungan alam antropologi, melindungi suku bangsa terpencil.  Contoh suku Baduy di banten selatan, suku bangsa kubu di sumatera selatan dan Asmat di Irian Jaya.

  • Perlindungan pemandangan alam, melindungi keindahan alam yang dimiliki suatu daerah. Contoh : Lembah Ngarai Sihanok di sumatera barat.

  •  Perlindungan hutan, secara umum bertujuan melindungi tanah dan air.

  •  Perlindungan ikan, melindungi jenis-jenis ikan tertentu yang terancam kepunahan.


Itulah ulasan mengenai Tujuan, Manfaat, Pengawetan dan Perlindungan Alam. Semoga bermanfaat untuk anda.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Tujuan Pengawetan dan Perlindungan Alam Beserta Manfaatnya